CSS Validity

CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity

 

 

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday378
mod_vvisit_counterThis Month12698
mod_vvisit_counterLast Month14178
mod_vvisit_counterAll days649472

We have: 5 guests online

Flag Counter

   
     
   

MALANG RAYA : PANTAI SENDANG BIRU

24 JUNI 2015

Kampung Nelayan Pantai Sendang Biru

Pantai Sendangbiru adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di tepi Samudera Indonesia secara administratif berada di Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pantai Sendangbiru merupakan salah satu objek wisata yang dimiliki oleh Perum Perhutani dan dikelola oleh KBM JLPL Unit II. Terletak di petak 81 dan 86 dengan luas baku 50 ha dan luas area manfaat 3 ha, RPH Sumber Agung, BKPH Sumbermanjing, KPH Malang termasuk kelas hutan lindung.

Keberadaan Pantai Sendangbiru yang terkenal itu, tidak bisa lepas dari adanya sendang (sumber mata air) di bawah bukit yang airnya berwarna biru. Sendang itulah yang menjadi cikal bakal pantai tersebut dinamakan Sendangbiru hingga saat ini. Posisi sendang sekitar 1 kilometer dari arah barat pantai. Dari pantai naik ke perkampungan menuju jalur lintas selatan (JLS). Di sebelah kiri JLS dari arah pantai terdapat jalan setapak menuju bawah bukit. Di situlah terdapat sumber air yang luasnya antara 10 x 8 meter dengan kedalaman 2,5 meter. Warna airnya biru. Terdapat dua sendang di kawasan tersebut. Selain Sendangbiru juga ada Sendanggambir. Namun debit air Sendangbiru lebih besar. Dari dua sendang itulah warga kawasan Sitiarjo dan sekitarnya bergantung.

Jarak dari Kota Malang sekitar 67 kilometer dan diperlukan waktu sekitar 2-2,5 jam untuk sampai ke Pantai Sendangbiru. Satu-satunya sarana transportasi adalah kendaraan pribadi, karena tidak ada angkutan umum yang melintas di sana. Pantai ini tidak jauh letaknya dari Pantai Goa China, hanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan kendaraan bermotor. Dari JLS masuk menuju bibir pantai pun juga sudah beraspal. Hanya sebagian ruas jalan saja yang aspalnya mengelupas. Pantai Sendangbiru mulai dibuka pertama tahun 1970. Hanya saja waktu itu masih nelayan lokal. Baru pada 1980-an, nelayan dari luar daerah juga masuk ke Sendangbiru. Hal itu karena dibangunnya pangkalan pendaratan ikan Pondokdadap pada tahun 1980-1989.

Pantai ini tepat berhadapan dengan Pulau Sempu, hanya terpisahkan oleh Selat Sempu yang sempit dan dengan panjang sekitar 4 kilometer. Di selat ini cocok digunakan untuk berperahu atau olahraga air lainnya karena lokasinya terlindung oleh Pulau Sempu. Oleh karena itu, biasanya pantai ini digunakan sebagai pintu masuk menuju Pulau Sempu yang terkenal dengan kealamiannya.

Adanya Pulau Sempu menjadi daya tarik sendiri Pantai Sendangbiru. Pulau Sempu, merupakan Cagar Alam yang berdanau tawar penuh ikan lele di tengah hutannya dan juga danau air laut. Salah satu daya tarik pantai ini adalah pasar ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) dan wisata naik perahu bermesin diesel berkeliling pantai. Mayoritas wisatawan yang datang untuk naik perahu dan berbelanja ikan segar karena harganya yang sangat murah. Harga ikan mengikuti musim, sehingga jika pada saat ombak sedang tinggi harga ikan mahal. Hasil laut yang dapat ditemui di Sendangbiru antara lain jenis ikan pelagis yaitu lemurung, layang, teri, tongkol, kembung, dan cumi-cumi. Sedangkan untuk jenis damersal antara lain pari, kerapu, kakap putih, kakap merah dan bawal putih serta jenis komoditi ekspor lainnya seperti tuna, tenggiri, cucut, lobster, teripang, dan rumput laut.

Pada hari biasa, memang tak banyak pengunjung ke pantai itu. Selain itu, di Sendangbiru Anda bisa berenang, memancing dan berperahu. Di sini sudah disediakan area parkir, toilet, mushola, shelter, menara pandang, pusat informasi, dan warung-warung makan. Pada saat hari-hari Syawalan, yaitu sekitar tanggal 7-8 Syawal, banyak yang berperahu ke Pulau Sempu untuk mengambil air dari sebuah mata air tawar yang dipercaya bisa untuk kesehatan dan kesembuhan. Sedangkan setiap tahun, tepatnya pada 27 September penduduk setempat menyelenggarakan acara petik laut (sedekah laut).

Pemandangan di Pantai Sendangbiru cukup menarik. Sebenarnya pasirnya putih yang bersih dan air lautnya yang biru jernih menjadikan pemandangan yang indah. Kapal nelayan yang berwarna-warni bersandar rapi di tepi pantai. Kapal tersebut tidak hanya digunakan sebagai sarana mencari ikan saja, namun juga disewakan untuk wisatawan. Anda bisa menyewa kapal tersebut untuk berkeliling di sekitar pantai. Biaya yang dipatok tidak terlalu mahal, hanya Rp 100.000 untuk kapal motor dan Rp 50.000 untuk kapal yang didayung.

Di tengah laut, Anda bisa melihat ke bawah. Di sana pemandangan bawah laut jelas terlihat. Ikan-ikan kecil yang berenang di sela-sela karang membuat pengalaman Anda mengunjungi Pantai Sendangbiru tidak akan terlupakan. Perahu bisa dinaiki maksimal sampai 12 orang.

 

MALANG RAYA : PANTAI BALEKAMBANG

24 JUNI 2015

Pantai Balekambang, adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di tepi Samudera Indonesia secara administratif masuk wilayah Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur Pantai ini terletak di kecamatan Bantur, 65 Km sebelah selatan kota Malang. Pantai Balekambang terbentang dengan sangat indah dimana terdapat karang laut sepanjang 2 km dan memiliki lebar 200 meter ke arah laut.

Terdapat 3 pulau yang terdekat dengan pantai ini, yaitu Pulau Ismoyo, Pulau Anoman, dan Pulau Wisanggeni. Tepat di atas Pulau Ismoyo, terdapat sebuah Pura Megah yang bernama Pura Luhur Amertha Jati, dan sebuah jembatan yang menghubungkannya melalui pantai utama Balekambang. Dan ketika akan memasuki bulan Suro, pantai Balekambang akan lebih ramai dari biasanya karena akan digelar upacara Surohan dan upacara Jalanidah Puja.

Balekambang sendiri merupakan salah satu wisata andalan Kabupaten Malang sejak 1985 hingga kini. Daya tarik Balekambang utamanya tentu panorama alam, gelombang ombak yang memanjang hampir dua kilometer, serta hamparan pasir nan luas. Area pasir putih terlihat bersih dari sampah maupun kotoran sehingga cukup nyaman bagi pengunjung untuk bermain dan berolahraga. Bahkan tak jarang di pantai ini menjadi tempat latihan sejumlah klub sepakbola seperti Arema dan Persema.

Nama Balekambang kian dikenal setelah secara resmi dibuka sebagai salah satu tempat wisata oleh Bupati Malang, Eddy Slamet pada 1983. Saat itu jalan pun sudah dimakadam. Pantai ini pula diresmikan sebagai tempat perkemahan pramuka Kabupaten Malang. Kini, akses menuju Balekambang sudah mudah dan nyaman, pengunjung hanya kesulitan ketika berada di kawasan Jurang Mayit karena tanjakan yang menikung tajam. Tetapi, jalannya sudah beraspal mulus karena aksesnya yang bagus, hanya butuh waktu tak lebih dari 30 menit dari kota Kecamatan Bantur ke Balekambang.

Untuk mencapai pantai Balekambang, bisa melalui kecamatan Gondangeli dan kecamatan Bantur, di lanjuntkan ke desa Srigono atau melalui kecamatan Kepajen, yang semua bisa di akses mengunakan kendaraan pribadi, baik motor ataupun mobil. Akses menuju ke pantai balekambang via Malang kota dan via terminal Arjosari.

JALUR 1 : Malang Kota - Kepanjen - Pagak - Bantur - Balekambang
JALUR 2 : Terminal Arjosari - Turen - Gondang legi - Bantur - Balekambang
Jarak Tempuh : 57 Km sebelah selatan dari kota malang

 

TERAS BUMBU WAROENG

23 JUNI 2015

Warung Teras Bumbu merupakan tempat makan yang menyajikan aneka masakan mulai dari seafood, ayam & bebek serta beragam menu sayur dengan racikan bumbu khas Teras Bumbu. Teras Bumbu Waroeng ini sendiri beridir sejak 2006 dan sampai sekarang Depot ini masih berdiri kokoh dan tidak sepi sepinya dikunjungi oleh Masyarakat Malang dan wisatawan yang berkunjung ke Malang. Dengan desain tempat makan yang santai dan suasana yang tenang membuat Rumah Makan Teras Bumbu ini menjadi tempat yang pas untuk makan bersama teman dan juga sanak saudara. Dikarenakan dapat menampung orang mencapai 200 kepala, Teras bumbu kerap dijadikan tempat untuk kepentingan pribadi mulai dari pertemuan, resepsi, ulang tahun, reuni akbar hingga meeting sering diadakan di Waroeng Teras Bumbu ini.

Warung Teras Bumbu is a restaurant which srve many kind of food begin from seafood, chicken and duck, and than many vegetable menus which has recipe of Teras Bumbu. Teras Bumbu Waroeng build in 2006 and until now this depot still strong build, not quite and this place always visited by visitor of Malang and the other from out Malang. The design of this place is enjoy and the situation is quite nake this Teras Bambu Resort become a precise place to eat with the friends and also families. It can receive until 200 people more. Teras Bumbu can become the privacy necessity place, there are meeting, reception, birthday anniversary, big reunion, until meeting create in Waroeng Teras Bumbu.

Dari segi makanan yang disajikan Anda bisa mencoba menu andalan khas Teras Bumbu ini, mulai dari kakap gulung udang, udang lada hitam, ayam bakar bumbu, ikan gurame bakar bumbu kuning, sup asparagus hingga ayam panggang setan yang patut Anda cicipi. Untuk minuman, Anda bisa mencoba pinky lover, es teler krakatau, avocado mocca dan masih banyak minuman dan makanan lainnya yang siap membuat lidah Anda bergoyang. Untuk tempat parkir Anda tidak perlu khawatir dikarenakan pihak Teras Bumbu Waroeng sudah menyiapkan lahan lahan luas untuk parkir mobil dan motor yang diperkirakan dapat menampung hingga 15 mobil dan puluhan motor.

From the food which served by this resort, you can tru the special menu in Teras Bumbu, there are Kakap Gulung Udang, udang lada hitam, ayam bakar bumbu, ikan gurame bakar bumbu kuning, sup saparagus until ayam panggang setan you must try it. For the drinking, you can try pinky lover, es teller Krakatau, Avocado mocha, and has many drinking and food again which is ready to make your tongue dancing. For the parking place, don’t worry because Teras Bumbu Waroeng prepare large areas for car parking and motorcycle parking which has use until 15 car and ten of motorcycle.

Sumber : malang-guidance.com

 

MALANG RAYA : CANDI SINGASARI

23 JUNI 2015

Candi Singhasari, atau Candi Singasari atau Candi Singosari adalah candi Hindu - Buddha peninggalan bersejarah Kerajaan Singhasari. Candi Singosari ini berlokasi di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, 12km dari Malang ke arah utara. Jarak candi hanya 500m dari pinggir jalan utama Malang – Surabaya. terletak pada lembah di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna di ketinggian 512 mdpl.

Candi yang didirikan pada tahun 1304 ini merupakan salah satu bangunan terakhir yang didirikan oleh pendukung dinasti Singosari untuk menghormati raja kelima dan terakhir dari dinasti Singosari Kartanegara, yang meninggal pada puncak kejayaan kerajaan Singosari pada tahun 1292. Cara pembuatan candi Singhasari ini dengan sistem menumpuk batu andhesit hingga ketinggian tertentu selanjutnya diteruskan dengan mengukir dari atas baru turun ke bawah. (Bukan seperti membangun rumah seperti saat ini).

Berdasarkan penyebutannya pada Kitab Negarakertagama pupuh 37:7 dan 38:3 serta Prasasti Gajah Mada bertanggal 1351 M di halaman komplek candi, candi ini merupakan tempat "pendharmaan" bagi raja Singasari terakhir, Sang Kertanegara, yang mangkat pada tahun 1292 akibat istana diserang tentara Gelang-gelang yang dipimpin oleh Jayakatwang. Kuat dugaan, candi ini tidak pernah selesai dibangun.

 


Page 4 of 45
       
 
CSS Validity