CSS Validity

CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity

 

 

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday214
mod_vvisit_counterThis Month12948
mod_vvisit_counterLast Month14922
mod_vvisit_counterAll days617806

We have: 7 guests, 1 bots online

Flag Counter

   
     
   

PERUBAHAN JADWAL APEKSI KOTA MALANG

22 April 2015

MALANG - Pelaksanaan Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke–11 di Kota Malang, dimajukan dari yang sedianya dilaksanakan 28-29 April 2015 menjadi 26-27 April 2015.

Alasan dimajukannya pelaksanaan Rakorwil Apeksi karena para Wali Kota akan mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta, 29 April 2015.

Dalam Rakorwil APEKSI ini juga akan diselenggarakan pameran produk unggulan UMKM di halaman luar Stadion Gajayana, Kota Malang. Selain itu, juga akan diadakan Kirab Budaya dengan Start di Depan Halaman Balai Kota Malang, Jl. Tugu No 1 Malang. Sedangkan peserta Rakorwil IV Apeksi, yakni Kota Mataram, Kota Kupang, Kota Bima, Kota Denpasar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kota Batu dan Kota Malang.

 

KOTA MALANG TUAN RUMAH APEKSI 2015

21 April 2015

Kota Malang : Menjadi tuan rumah pekan Asosiasiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke XI Komisariat Wilayah IV Kota Malang benar-benar sangat serius dalam menyiapkan diri. Untuk menyemarakan kegiatan pertemua wali kota dan bupati se Indonesia, Kota Malang siap menampilka seni budaya andalan Kota Malang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Ibu Ida Made AYu Wahyuni membenarkan Kota Malang saat ini sangat serius menjadi tuan rumah APEKSI. Termasuk ketika APEKSI dimajukan dari rencana semula dilangsungkan tanggal 28-29 April 2015 menjadi 26-27 April 2015.

Untuk kesenian Kota Malang nanti akan membawakan berbagai seni yang ada di Kota ini, mulai dari kesenian kuda lumping, tari topeng sampai dengan sendra tari krido retno. Dimana tari krido retno nanti rencananya akan dilakukan secara kolosal oleh sanggar-sanggar tari yang ada di Kota Malang.

Dalam APEKSI nanti juga akan dipamerkan berbagai macam produk unggulan 13 daerah yang menjadi peserta APEKSI di Kota Malang.

 

KEN DEDES DAN KEN AROK KOTA MALANG 2015

17 April 2015

Pemilihan Duta Budaya dan Duta Museum

SYARAT PENDAFTARAN

  1. Pria & Wanita usia 17 - 25 Tahun
  2. Belum menikah dan ktp malang raya
  3. Menyerahkan foto close up dan seluruh badan 1 (satu) lembar
  4. Pengarahan peserta pada hari sabtu, 2 mei 2015 Pukul 15:00 WIB dan Babak penyisihan hari minggu, 3 Mei 2015 di gedung kesenian gajayana, malang
  5. Membuat Essai Tentang Museum 1 lembar folio (2000 karakter)
  6. Memperebutkan Juara utama, wakil i, ii serta Harapan I, II, III. Uang pembinaan dan Trophy
  7. Pendaftaran tidak dipungut biaya.

WAKTU PENDAFTARAN

TANGGAL : 9 – 30 April 2015
setiap hari Senin s/d sabtu
Pukul : 09:00 – 15:00 WIB

TEMPAT PENDAFTARAN

1. Museum Mpu Purwa (Sekretariat)
(arah smpn 18, depan sd islam insan amanah)
Jln. Soekarno Hatta B.210, Malang
Telp. (0341) 404515
2. Taman Rekreasi Kota (TAREKO)
Belakang Balai Kota Malang
Jln. Majapahit, Malang

KONTAK PERSON

  1. ibu endang : 081 805 136 969
  2. ibu indri : 081 232 148 298

 

 

 

MALANG RAYA : PANTAI SIPELOT

11 Februari 2015

Keserdehanaan Pesisir

Pantai Sipelot adalah sebuah pantai di pesisir selatan Pulau Jawa yang terletak di tepi Samudera Indonesia secara administratif masuk wilayah Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur[1]. Jika dari Kota Malang Anda bisa menuju Kecamatan Dampit lalu menuju jalan arah ke Kecamatan Tirtoyudo. Tidak jauh setelah memasuki Kecamatan Tirtoyudo terdapat petunjuk arah untuk berbelok ke kanan menuju Pantai Sipelot dan lurus ke arah tenggara sampai Desa Pujiharjo. Jalan menuju Pantai Sipelot sudah mulus beraspal, tetapi Anda harus tetap harus berhati-hati karena jalannya sempit dan berkelok-kelok sampai ke area pantai. Sekitar 10 km dari pantai, beberapa ruas jalan agak berlubang dan terkadang terdapat sebaran pasir di jalan yang akan dilalui. Dari perkampungan Pujiharjo menuju pantai masih sekitar 2 kilometer. Memasuki Desa Pujiharjo dari Perkebunan Kalibakar yang tidak jauh dari lokasi Pantai Sipelot, setiap pengunjung akan disuguhi panorama yang indah. Di sepanjang jalan menuju Pantai Sipelot tampak hamparan perkebunan pisang, kopi, dan tambak udang yang luas.

Panorama menawan bisa kita saksikan bila kita mengunjungi Pantai Sipelot. Dari atas bukit kita bisa menikmati pasir putih dan laut yang memantulkan sinar matahari sehingga tampak mengkilap. Perbukitan yang pada era 1998 menjadi hutan lindung memberikan berkah tersendiri bagi warga sekelilingnya, namun sekarang berubah karena ulah segelintir oknum masyarakat.

Sesampainya di Pantai Sipelot pengunjung akan melihat indahnya pasir putih yang terhempas oleh deburan ombak laut yang tiada hentinya. Pantai yang memiliki kedalaman 10 meter dengan warna laut kebiru-biruan menimbulkan rasa nyaman untuk lebih lama memandangi jauhnya buih. Di sepanjang tepi pantai banyak pepohonan yang bisa digunakan berteduh para pengunjung. Pantai Sipelot terdiri dari tiga area, di area tengah biasanya digunakan para nelayan untuk menyandarkan perahunya. Sebaiknya Anda memilih pantai yang sebelah kiri atau kanan karena lebih sepi dan terdapat air payau. Di pantai ini sudah menyediakan beberapa fasilitas yang cukup lengkap, seperti lapangan parkir, warung makan, mushala dan toilet. Dan satu lagi, untuk memasuki Pantai Sipelot ini, Anda tidak akan dipungut biaya masuk.

Pantai Sipelot banyak menyimpan keindahan di dalamnya. Terdampar pasir putih yang luas sepanjang hampir 2 kilometer serta perbukitan tinggi yang hijau. Garis pantainya yang panjang dan berbentuk melingkar mirip seperti danau. Meskipun termasuk pantai selatan, ombaknya tergolong agak tenang. Hal itu karena Pantai Sipelot terletak di sebuah teluk dan adanya cerukan daratan yang menaungi di kanan-kiri pantai ini. Di ujung sebelah timur pantai terdapat sebuah muara kecil semakin membuat kita betah untuk tinggal. Di dekat muara tersebut terdapat sebuah tebing yang cukup tinggi dengan bongkahan batu-batu besar di sisi pantai. Di balik tebing tersebut pantainya juga berpasir putih dengan beberapa perahu bersandar di sana.

Ada juga sebuah air terjun di dekat Pantai Sipelot ini, oleh penduduk setempat dinamakan Coban Sipelot. Untuk mencapainya Anda harus menyeberangi teluk terlebih dahulu. Di sini banyak perahu nelayan yang bisa mengantarkan menuju Coban Sipelot dengan biaya sekitar Rp 50 ribu. Coban ini tidak terlalu tinggi hanya sekitar 10 meter. Dengan memakai perahu Anda juga bisa menikmati indahnya laut sambil menggunakan sampan. Selain itu pengunjung bisa melihat lebih dekat Watu Gedeg atau sebutan sebuah karang yang mirip dinding dari bambu.

Konon nama asli pantai ini adalah Spelot yang berasal dari bahasa Belanda dan artinya persinggahan. Menurut sejarahnya pada zaman dahulu pantai ini memang menjadi tempat persinggahan paling nyaman bagi Belanda. Di pinggir pantai biasanya terdapat puluhan kapal nelayan berjajar. Keberadaan perahu ini seolah merusak pemandangan pantai yang sebenarnya cukup indah. Banyaknya nelayan inilah menjadikan potensi wisata pantainya agak meredup. Tidak begitu banyak wisatawan yang datang untuk menikmati pemandangan. Sebaiknya untuk ke depannya dilakukan penataan nelayan sehingga pantai kembali cantik dan menarik.

 


Page 4 of 27
       
 
CSS Validity