CSS Validity

CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity CSS Validity

 

 

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday407
mod_vvisit_counterThis Month8428
mod_vvisit_counterLast Month23765
mod_vvisit_counterAll days775335

We have: 3 guests, 1 bots online

Flag Counter

   
     
   

Rayakan Imlek, klenteng Malang gelar pameran lukisan

8 Pebruari 2016

Beragam cara dilakukan untuk merayakan tahun baru Imlek yang jatuh pada Senin 8 Pebruari 2016. Klenteng Eng An Kiong merayakan Imlek dengan mengapresiasi karya seni rupa Malang Raya. Kegiatan tersebut adalah pameran lukisan bertajuk Art and Gemstone Fair. Bertempat tepat di aula klenteng, puluhan lukisan beragam tema dipajang. Salah satu yang menarik perhatian adalah lukisan wajah Gus Dur. Sebab, penyelenggaraan meriah tradisi Imlek saban tak lepas dari peran KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ketika menjadi presiden.

Pameran tersebut digelar selama empat hari, hingga Selasa 9 Februari. Selain digelar pameran lukisan dan batu akik, juga dihibur Barongsai, tari topeng serta music.Selain pameran, juga dilaksanakan aksi demo lukis secara kilat, yang dikerjakan secara barengan oleh lima orang yakni Suyitno, Soenaryo, Indra L, Fungky A serta Tamban. Pergelaran tahun ini merupakan yang kedua, dengan tema Imlek dalam Religi dan Seni.

 

Pariwisata Malang siap "go international"

14 JANUARI 2016

Malang - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni< SH, M.Si menyatakan pariwisata di kota pendidikan itu siap "go international". Mulai Januari-Desember 2016 sejumlah acara bertaraf nasional dan internasional siap diselenggarakan. "Kami sudah menyiapkan beberapa acara nasional maupun internasional pada 2016, seperti Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) pada April dan Malang Performing Art pada September, bahkan masih ada beberapa acara lainnya yang diharapkan mampu menyedot arus wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,".

Pada tahun-tahun sebelumnya sudah ada sejumlah acara yang digelar namun belum banyak menyedot perhatian wisatawan, terutama dari mancanegara. Pada ICCC yang digelar pada April 2016 kemungkinan juga akan dimeriahkan kesenian dari Thailand dan sejumlah negara di Asia lainnya. Sedangkan acara Malang Performing Art, akan menghadirkan peserta dari Australia dan Belgia. Selain itu, Disbudpar setempat juga meminta dukungan dari Kementerian Pariwisata untuk menyelenggarakan Archipelago Fashion Carnival yang digelar pada September 2016.

"Pada gelaran ini kami akan mengundang perwakilan dari tiap daerah di Tanah Air untuk menunjukkan kreasi yang mereka miliki," beliau. Menurut Kadisbudpar Kota Malang, sejumlah acara yang diselenggarakan itu tidak saja untuk menghibur warga Malang raya maupun wisatawan yang berkunjung ke Malang, tetapi juga sebagai wujud pelestarian budaya."Harapan kami, acara-acara yang kami gelar ini bukan semata-mata sebagai hiburan dan upaya untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, tetapi juga melestarikan budaya dari seluruh penjuru Nusantara,".

Sementara itu, beberapa acara lain yang masuk dalam kalender wisata 2016 Kota Malang yakni Pagelaran Kesenian Tradisional dan Kreasi Baru pada Februari, Malang Kulinary Festival pada Maret, Pagelaran Kesenian Tradisional dan Kreasi Baru, Malang Tourism and Exhibition Fair/ Travel Mart, serta Malang Fashion Street Festival pada April. Kemudian pada Mei 2016, bakal digelar Pagelaran Padang Bulan dan Malang Street Percussion Festival.

Selanjutnya, pada Juli akan digelar Festival Seni Religi, Malang Art Week dan Pagelaran Kesenian Tradisional dan Kreasi Baru. Kemudian Festival Kendaraan Hias pada Agustus, Malang Flower Carnival, Festival Musik Perkusi Kecamatan Sukun, serta Ruwatan Kota Malang pada Oktober.

Sumber : (ANTARA News)

 

KALENDER EVENT KOTA MALANG TAHUN 2016

Kepala Dinas Kebudyaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, SH, M.Si menyatakan dunia pariwisata di kota pendidikan itu siap "go international", bahkan mulai Januari-Desember 2016 sudah disiapkan sejumlah even bertaraf nasional dan internasional. Disbudpar kota malang menyiapkan beberapa even nasional maupun internasional pada 2016, seperti 'Indonesia Creative Cities Conference' (ICCC) pada April dan 'Malang Perrforming Art' pada September, bahkan masih ada beberapa even lainnya yang diharapkan mampu menyedot arus wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Kota Malang sudah siap untuk go internasional di bidang pariwisata. Sebenarnya, pada tahun-tahun sebelumnya sudah ada sejumlah even nasional maupun internasional, namun masih belum tereksplore secara maksimal dan belum banyak mendatangkan wisatawan, terutama dari mancanegara. Even ICCC yang digelar pada April 2016 kemungkinan juga akan dimeriahkan pula oleh kesenian penampil tamu dari Thailand dan sejumlah negara di Asia lainnya. Sedangkan pada even Malang Performing Art, akan dihadiri oleh peserta dari Australia dan Belgia. Menurut rencana Disbudpar nanti juga akan disupport dan didukung oleh Kementerian Pariwisata untuk menyelenggarakan Archipelago Fashion Carnival yang juga digelar pada September 2016. "Pada gelaran ini kami akan mengundang perwakilan dari tiap daerah di Tanah Air untuk menunjukkan kreasi yang mereka miliki.

Di tahun 2016 ini memang sejumlah even nasional dan internasional seni, budaya dan pariwisata di Kota Malang itu tidak saja untuk menghibur warga Malang raya maupun wisatawan yang berkunjung ke Malang, tetapi juga sebagai wujud pelestarian budaya di kota ini. Even-even yang kami gelar ini bukan semata-mata sebagai hiburan dan upaya untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, tetapi juga melestarikan budaya dari seluruh penjuru Nusantara.

Beberapa even yang menjadi kalender wisata pada 2016 di Kota Malang, di antaranya adalah Pagelaran Kesenian Tradisionali dan Kreasi Baru (Februari), Malang Kulinary Festival (Maret), Pagelaran Kesenian Tradisionali dan Kreasi Baru, Malang Tourism and Exhibition Fair/ Travel Mart ICCC ( Indonesia Creative Cities Conference), Malang Fashion Street Festival (April).

Sedangkan Mei 2016, bakal digelar Pagelaran Padang Bulan dan Malang Street Percussion festival. Pada Juli akan digelar Festival Seni Religi, Malang Art Week dan Pagelaran Kesenian Tradisionali dan Kreasi Baru, Festival Kendaraan Hias (Agustus), Malang Flower Carnival, Festival music perkusi Kecamatan Sukun dan Malang Performing Art Archipelago Fashion Carnival pada September, serta Ruwatan Kota Malang pada Oktober.

 

Hotel Graha Cakra Berganti Nama The Shalimar Boutique Hotel

11 Desember 2015

Hotel Graha Cakra yang berloaksi di Jl Cerme 16 Kota Malang ditingkatkan statusnya menjadi hotel boutique dengan nama baru The Shalimar Boutique Hotel untuk memenangkan persaingan bisnis perhotelan yang ketat di kota tersebut. Direktur The Shalimar Boutique Hotel Lily Jessica Tjokrosetio mengatakan dalam situasi persaingan hotel yang sangat ketat, maka pengelola dituntut jeli melihat potensi pasar. “Hotel di Malang dipenuhi dengan hotel dengan bintang empat ke bawah. Karena itulah, mengoperasikan hotel boutique menjadi alternatif karena belum ada hotel boutique di Malang,” katanya di sela-sela soft opening The Shalimar Boutique Hotel di Malang.

Di samping itu, Hotel Graha Cakra layak ditingkatkan menjadi hotel boutique berbintang 5 karena gedungnya kuno dengan arsitektur art deco karya arsitek kolonial Belanda, Muller. Bangunan hotel sebenarnya bekas gedung yng digunakan The Society of Freemasons di Kota Malang itu merupakan cagar budaya sehingga tidak boleh diubah. Peningkatan status hotel ini juga sesuai dengan visi pemilik yang kuat pada sisi budaya dan seni. “Karena itulah, nuansa culture and art akan memperkuat dari sisi arsitektur, ornament, pelayanan, hingga kulinernya,” ujarnya.

Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 53
       
 
CSS Validity