Posted on

The Shalimar Boutique Hotel

The Shalimar Boutique Hotel is situated in a luxurious residential area in Malang and is a glorious example of colonial architecture of the 1930s.

Rich in its history, the hotel consists of 44 guest rooms and has a special emphasis on maintaining its original architecture and historical value.  The hotel has attracted large numbers of domestic and international tourists thoughout the years and has greatly supported Malang as a tourist destination.

The Shalimar will offer its guests the comfort of the new millennium in the grandeur of the ’30s, bringing together European modern flair and Indonesian culture to create a memorable experience.  It sets to deliver outstanding personalised services for both leisure and business guests in tradition of graceful Indonesian hospitality

FACILITIES
Outdoor Swimming Pool

The large 15M outdoor swimming pool is the perfect place to unwind, chill or for that refreshing dip. Surrounded by a lush tropical garden, the swimming pool is reserved exclusively for hotel guests.

Library

Unleash the book worm in you. The Library at the Shalimar is a wonderful place for guests to enjoy a good book or a great conversation. A variety of reference books on history, culture and arts are available. In addition, a selection of board games, magazines, and newspapers will also be available for your personal enjoyment.
The Library features modern sofas and it is fully air-conditioned, a place that we warmly welcome you and want to consider your own living room.

Fitness Center

Keep fit and energised in our well equipped fitness centre. Overlooking the pool, the fitness centre ensures you are in your top form during your stay at the Shalimar.

Taman Aroem Spa

Taman Aroem Spa takes a highly personalised approach to the wellbeing of guests. Experience profound relaxation, rejuvenation and wellness, surrendering to the experienced hands of our spa therapists and simply let go. Using only the finest natural ingredients, herbs & spices, this is to ensure authentic spa experience is complete.
Taman Aroem Spa focuses on the best possible therapies for body and face while the sleek, minimalist interior ensures a clean-lined, peaceful sanctuary to escape the pressures of life.

Posted on

Al-Banjari Bandulan Terbaik Se-Kota Malang

Festival Religi 2016 2

MALANG KOTA –  Siapa yang terbaik pada lomba seni Al-Banjari di ajang Festival Seni Religi 2016 di Taman Krida Budaya Jatim sudah terjawab. Kemarin (10/6), dewan juri memutuskan, tim dari Kelurahan Bandulan terpilih sebagai juara. Mereka menyisihkan 17 peserta lain yang menjadi wakil kelurahan di Kota Malang.

Sedangkan juara kedua pada ajang yang digelar  Dinas Pariwisata Kota Malang bekerja sama Jawa Pos Radar Malang itu diraih Kelurahan Tlogomas. Disusul tim dari Kelurahan Pandanwangi menjadi juara ketiga.

Sedangkan pada lomba Tartil Alquran, wakil dari Kelurahan Tasikmadu menjadi yang terbaik. Mereka mengungguli Kelurahan Kasin yang menjadi runner-up dan Kelurahan Polehan  yang menjadi juara ketiga.

Untuk lomba cerdas cermat, tim dari Kelurahan Kasin, Polehan, dan Bumiayu meraih tiga besar.

Usai menerima hadiah, Ayis Asia, koordinator grup Al-Banjari Kelurahan Bandulan ini mengungkapkan itu bukan yang pertama bagi timnya ikut lomba. Bahkan, tahun lalu mereka meraih juara ketiga. ”Alhamdulillah kali ini kami juara,” ungkap Ayis.

Festival Seni Religi 2016 ini telah dilaksanakan sejak Senin lalu (6/6). Ada 18 tim Al-Banjari, 15 tim Tartil Alquran, dan 11 tim cerdas cermat.

Sedangkan pada hari terakhir kemarin, ada delapan tim Al-Banjari yang tampil. Yakni Tlogomas, Polowijen, Balearjosari, Bumiayu, Arjosari, Tasikmadu, Buring, dan Bandulan. (dia/c2/abm)

Sumber : Radar Malang

Posted on

57 Kelurahan Unjuk Gigi di Festival Seni Religi

Festival Religi 2016

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan Radar Malang menyemarakkan suasana Ramadan dengan mengadakan Festival Seni Religi 2016 mulai 6–11 Juni di Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ). Festival ini sangat meriah karena 57 kelurahan di Kota Malang mengirimkan satu delegasinya untuk mengikuti berbagai  lomba. Mulai  tartil Alquran, cerdas cermat remaja, dan seni Al-Banjari.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, SH, M.Si dalam acara pembukaan Senin (6/6) mengatakan, ada 171 peserta dari 57 kelurahan se-Kota Malang. Festival Seni Religi ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama dari segi pendapatan. Sebab, masyarakat bisa berjualan takjil di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Ditambah lagi ada hiburan menarik dari para peserta lomba.

Wali Kota Malang H. Moch. Anton berpesan agar jangan sampai anak-anak terpengaruh dampak negatif globalisasi. Sehingga dia menilai, Festival Seni Religi ini merupakan kegiatan positif dalam menyalurkan bakat.

Selain itu, Beliau prihatin dengan pemberitaan mengenai tingkah laku sejumlah anak muda saat ini yang banyak menyimpang. Maka, itulah kenapa kegiatan dan imbauan moral perlu disampaikan orang tua kepada anaknya. Beliau berharap, Festival Seni Religi tidak hanya menjadi ajang wisata, tapi juga wadah dalam menyalurkan hobi yang positif. ”Orang tua bertugas memompa motivasi anak-anak,” pesan beliau.

Dalam pembukaan Festival Seni Religi 2016 turut dihadiri Sekda Kota Malang Ir. Cipto Wiyono, M.Si, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang Hj. Dewi Farida Suryani, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan Asih Tri Rahmi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Dharma Wanita Kota Malang, dan masih banyak lagi.

Posted on

Pemkot – Radar Malang Gelar Festival Seni Religi di Soehat

MALANG KOTA – Ada yang menarik di Taman Krida Budaya Jawa Timur di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang. Mulai hari ini (6/6) sampai Sabtu mendatang (11/6), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, PKK dan Jawa Pos Radar Malang menggelar agenda festival seni religi 2016.

Acara ini untuk memeriahkan Ramadhan. Jika di tahun-tahun sebelumnya festival hanya digelar selama satu hari, tahun ini agenda tersebut bakal digelar selama lima hari berturut-turut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, SH, M.Si  menyampaikan acara ini sebagai bentuk memeriahkan ramadhan. “Karena waktu yang tersedia lebih lama maka semakin banyak pula agenda yang akan kita gelar”, kata Beliau. Selain stan-stan kuliner, agenda Festival Ramadhan juga akan dimeriahkan dengan gelar wisata religi, festival hadrah, fashion show, dan pameran kerajinan muslim.

Lokasi Festival Ramadhan sendiri akan dilaksanakan di Taman Krida Budaya Jawa Timur di Jalan Soekarno-Hatta. Berkaca dari tahun sebelumnya, sebisa mungkin pihaknya akan mengupayakan agar kehadiran pasar dadakan tersebut tidak mengganggu aktivitas lalu lintas di sepanjang jalan Soekarno-Hatta. “Karena itu atas rekomendasi dari wakil ali kota lokasi gelaran kita akan berada di halaman Taman Krida,” jelas Beliau.

Selain bekerja dengan Radar Malang, disbudpar juga menggaet pihak ketiga sebagai pengelola festival ramadhan. “Supaya pengelolaan dan penataan bisa lebih rapi tidak mungkin kalau kita sendiri yang mengawasi, karena itu kami libatkan pihak ketiga,” terangnya. Saat ini sudah lebih dari 150 stan yang sudah dipesan oleh para pedagang.

Koordinator event Jawa Pos Radar Malang, Bachtiar Eko Saputro, menyampaikan bahwa festival kali ini selain festival hadrah, fashion show dan pameran kerajinan muslim, juga akan diramaikan dengan berbagai kompetisi. “Acara akan diramaikan dengan berbagai lomba seperti cerdas cermat remaja, lomba tartil Al-Qur’an anak, dan lomba banjari untuk ibu-ibu,” kata Bachtiar. Rencananya lomba-lomba tersebut akan dimulai Selasa besok (7/6). Sedangkan hari ini acara akan dibuka langsung oleh Wali Kota Malang H. Moch. Anton. (iik/riq).

Posted on

Festival Kuliner Internasional

International-Culinary-Festival-2

International-Culinary-Festival-1
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang menggelar festival kuliner internasional pada Minggu (24/11/13) di Simpang Balapan Kota Malang. Puluhan warga asing yang sedang studi dan mengajar di UMM kompak mengikuti Festival Kuliner Internasional (International Culinary Festival).
“Ada 1.050 paket makanan yang akan dibagikan secara gratis dari 21 stand. Untuk mencicipinya cukup mendaftarkan diri untuk diganti dengan kupon. Nantinya kupon ditukar dengan makanan sesuai dengan negaranya,” terang Haris.
Negara-negara yang terlibat dalam festival ini yaitu dari Aljazair, Argentina, China, Filipina, Hungaria, Inggris, Jepang, Kolombia, Korea Selatan, Libya, Perancis, Polandia, Republik Ceko, Rusia, Serbia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sudan, Thailand, dan Vietnam.

Posted on

1000 Penari Bapang Cilik Meriahkan Hardiknas di Balai Kota Malang

bapang

1.000 Penari menampilkan Tari Topeng Malang di hadapan Wali Kota H. Moch. Anton serta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Kepala SKPD, pengawas, dan guru, memperingati Hari Pendidikan Nasional depan Balai Kota, Senin (2/5/2016).
Para penari adalah siswa-siswi SD dari 5 kecamatan di Kota Malang, ini menarikan Tari Topeng Bapang. Ini merupakan tarian istimewa merayakan di hari pendidikan. Seluruh siswa SD yang ikut dalam tari ini dikoordinir SMP Negeri 4, Setiap kecamatan menurunkan 200 siswa sebagai penari.
Wali Kota Moch. Anton menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Anies Baswedan. “Kita ingin pendidikan benar-benar berperan sebagai pelita bagi setiap anak Indonesia yang akan membuatnya bisa melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter, dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depannya,” ucap Beliau.
Tema Hardiknas adalah “Nyalakan Pelita Terangkan Cita-Cita”. “Hardiknas adalah hari pentingnya meningkatkan kualitas manusia.

Posted on

102 Bass dan Perkusi Hentak Alun-Alun Merdeka

Musisi Malang Bersatu (MMB) kembali membuat gebrakan. Setelah sukses menggelar even bertajuk 101 gitar, kali ini 102 pemain bass, drum dan perkusi, bakal menghentak Alun-alun Merdeka, dalam rangka memperingati HUT ke 102 Kota Malang.
Acara yang diselenggarakan hari Minggu, 1 Mei 2016, itu para musisi bass, drum dan perkusi, akan memainkan bersama aransemen lagu berdurasi sekitar 7 menit sampai 10 menit. Tujuannya, selain harmonisasi, juga melatih kebersamaan dan menghilangkan sifat paling menonjol. Menariknya, dalam ‘102 Bass, Drum and Percussion’ itu, musisi yang tampil rela mengeluarkan donasi Rp 50 ribu guna suksesnya acara itu. “Ini bukti bahwa musisi ingin berbuat sesuatu untuk kota mereka, dan itu membanggakan. Pada tahun mendatang MMB berencana menghadirkan 1001 musisi di Kota Malang.

Posted on

Malang Fashion Movement 2016

Acara-Malang-Fashion-Movement-2016

Rangkaian acara Malang Fashion Movement 2016 ini antara lain :
– The Dynamic of Khatulistiwa
– Designers Showcase
– Competition
– Exhibition.

Bagi Warga  Malang dan sekitaranya yang ingin menyaksikan acara Malang Fashion Movement 2016 ini, dapat langsung hadir pada tanggal 30 April s/d 1 Mei 2016 di Gedung Graha Cakrawala Malang, Jawa Timur.

VENUE

Graha Cakrawala Malang
Universitas Negeri Malang , JL. Semarang , Sumbersari,
Malang, JAWA TIMUR 65145 Indonesia
+ Google Map
Phone:
+62 341 7044470
Website:
www.um.ac.id