Posted on

1000 Penari Bapang Cilik Meriahkan Hardiknas di Balai Kota Malang

bapang

1.000 Penari menampilkan Tari Topeng Malang di hadapan Wali Kota H. Moch. Anton serta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Kepala SKPD, pengawas, dan guru, memperingati Hari Pendidikan Nasional depan Balai Kota, Senin (2/5/2016).
Para penari adalah siswa-siswi SD dari 5 kecamatan di Kota Malang, ini menarikan Tari Topeng Bapang. Ini merupakan tarian istimewa merayakan di hari pendidikan. Seluruh siswa SD yang ikut dalam tari ini dikoordinir SMP Negeri 4, Setiap kecamatan menurunkan 200 siswa sebagai penari.
Wali Kota Moch. Anton menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Anies Baswedan. “Kita ingin pendidikan benar-benar berperan sebagai pelita bagi setiap anak Indonesia yang akan membuatnya bisa melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter, dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depannya,” ucap Beliau.
Tema Hardiknas adalah “Nyalakan Pelita Terangkan Cita-Cita”. “Hardiknas adalah hari pentingnya meningkatkan kualitas manusia.

Posted on

102 Bass dan Perkusi Hentak Alun-Alun Merdeka

Musisi Malang Bersatu (MMB) kembali membuat gebrakan. Setelah sukses menggelar even bertajuk 101 gitar, kali ini 102 pemain bass, drum dan perkusi, bakal menghentak Alun-alun Merdeka, dalam rangka memperingati HUT ke 102 Kota Malang.
Acara yang diselenggarakan hari Minggu, 1 Mei 2016, itu para musisi bass, drum dan perkusi, akan memainkan bersama aransemen lagu berdurasi sekitar 7 menit sampai 10 menit. Tujuannya, selain harmonisasi, juga melatih kebersamaan dan menghilangkan sifat paling menonjol. Menariknya, dalam ‘102 Bass, Drum and Percussion’ itu, musisi yang tampil rela mengeluarkan donasi Rp 50 ribu guna suksesnya acara itu. “Ini bukti bahwa musisi ingin berbuat sesuatu untuk kota mereka, dan itu membanggakan. Pada tahun mendatang MMB berencana menghadirkan 1001 musisi di Kota Malang.

Posted on

Malang Fashion Movement 2016

Acara-Malang-Fashion-Movement-2016

Rangkaian acara Malang Fashion Movement 2016 ini antara lain :
– The Dynamic of Khatulistiwa
– Designers Showcase
– Competition
– Exhibition.

Bagi Warga  Malang dan sekitaranya yang ingin menyaksikan acara Malang Fashion Movement 2016 ini, dapat langsung hadir pada tanggal 30 April s/d 1 Mei 2016 di Gedung Graha Cakrawala Malang, Jawa Timur.

VENUE

Graha Cakrawala Malang
Universitas Negeri Malang , JL. Semarang , Sumbersari,
Malang, JAWA TIMUR 65145 Indonesia
+ Google Map
Phone:
+62 341 7044470
Website:
www.um.ac.id

Posted on

Ken Dedes Strinareswari Perempuan Dalam Derap Sejarah

kendedes2

Patembayan Citralekha, present:

Ajar Pusaka Budaya IV
Ken Dedes Strinareswari
Perempuan Dalam Derap Sejarah

Minggu, 24 April 2016

  • 15.00 – 17.30 WIB: Ziarah Sejarah di Situs Polowijen
  • 19.00 – 22.00 WIB: Heritage Talkshow & Heritage Perform Art dengan tema ‘Ken Dedes – Ikon dan Teladan’, Taman Ken Dedes, Jl. A. Yani Utara Malang

Nara Sumber:

  • Dwi Cahyono (Sejarawan dan Arkeolog)

FREE!!

  • Didukung: Jelajah Jejak Malang, Bawarasa Surya Aji, Barisan Mbah Sinto, Malangkultur
  • Kontributor: TP PKK, Disbudpar & DKP Kota Malang, Budayawan & Seniman Kota Malang
Posted on

Mbulan Ndadari di Candi Badut

bulan

IMG-20160422-WA0006

Kemunculan bulan purnama pada jumat (22/4) menandai pelaksanaan kedua mBulan Ndadari ri mBadut yang kedua. Kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari MALANG Kultur bersama berbagai kelompok seni dan budaya yang ada di Malang Raya.

Banyak pengunjung yang hadir dalam acara tersebut, namun suasana lebih tenang dan khidmat. Belum lagi dengan adanya pelita yang disebar di wilayah Candi.

Ketika memandang bagian candi yang akan digunakan sebagai altar bagi pertunjukkan, akan terlihat bulan purnama yang bersinar di atas candi dan menambah suasana yang indah. Rangkaian acara tersebut dibuka dengan tari Ngremo lalu disusul dengan pertunjukkan tari lain dari Budi Ayuga Dancer serta Bantengan.

Selain tarian, ada juga hal-hal lain yang disajikan pada acara tersebut seperti Kidungan dari Cak Marsyam, perpaduan monolog dan gerak dari Syamsu – Mei, geguritan-musikal dari Wolly, gerak-puisi dari Blizt, Sendratari dari Puji, serta orasi budaya dari Prof. Djoko Saryono.

Turut hadir dan memberi sambutan pada acara tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni SH, M.Si. Beliau memberi apresiasi yang sangat baik terhadap acara tersebut karena digagas dan dilakukan murni dari komunitas seniman.

“Mudah-mudahan acara ini jadi kegiatan yang tidak hanya sebulan dua bulan, tapi tetap berkesinambungan setiap bulan purnama,” tutur Beliau.

Dalam acara tersebut, candi Badut yang biasanya hanya membisu tiap bulan purnama, kembali jadi semarak dan menyambut berbagai seni dan budaya yang ditampilkan di tempat tersebut.

Posted on

Festival Kuliner Kreatif dalam rangkaian ICCC

IMG_1206

Dalam rangkaian Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) tahun 2016 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Menggelar Festival Kuliner Kreatif di kawasan Keramik Dinoyo, Minggu (3/4/2016) siang. Dalam festival kreasi makanan berbahan dasar tempe itu, dihadiri Walikota Malang H. Moch. Anton dan Ketua Penggerak PKK Hj. Dewi Farida Suryani. Dalam kesempaan ini beliau berkesempatan mencoba es puter ala tempe kreasi dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Dalam Festival ini diikuti sebanyak 96 olahan berbahan dasar tempe dari 52 peserta, penilaian dari lomba ini menitik beratkan pada kreativitas dalam mengolah tempe serta cara penyajiannya.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, SH, MSi “Festival Kuliner Kreatif ini memodifikai dan mengolah makanan kreasi tempe, tujuannya adalah untuk memacu kreativitas masyarakat melalui kuliner bersama-sama mengembangkan tempe supaya bisa berdaya saing global”.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Malang, Hj. Dewi Farida Suryani mengatakan bahwa Indonesia khususnya Malang kaya akan kuliner tradisional. Kekayaan tradisional yang dimiliki tersebut katanya wajib untuk dilestarikan, agar sektor yang termasuk dalam industri kreatif ini mampu bersaing di pasar internasional. Apabila dikemas dengan baik, kekayaan tradisional kita ini, dapat menjadi daya tarik wisata yang cukup menarik,” .

Posted on

Festival Fashion On The Street

IMG_2630

Pemerintah Kota Malang melaui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar Festival Fashion On The Street sebagai bentuk apresiasi dalam melestarikan budaya nasional maupun daerah. Festival tersebut digelar di jalan Simpang Balapan Kota Malang, Minggu (3/4/2016).

“Festival ini juga untuk merayakan hari jadi Kota Malang yang ke 102, serta untuk mengangkat kreativitas warga Kota Malang di bidang fashion,” ujar Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni, SH, MSi Minggu (3/4/2016).

Festival yang termasuk dalam serangkaian acara ICCC ini bertujuan memromosikan produk fashion khas Malang, khususnya kain batik khas Malang kepada khalayak luas.

“Kota Malang ini punya motif khas di batiknya, sayang jika tidak diberi apresiasi,” tambah beliau.

Di festival Fashion on The Street ini juga menjadi ajang perlombaan busana dengan berbahan dasar kain batik. Lomba ini diikuti oleh 102 pemuda-pemudi  kreatif di bidang desainer.

Peserta tidak hanya dari Malang Raya namun juga dari luar kota Malang diantaranya Lumajang, Pasuruan, Probolinggo dan Surabaya.

Posted on

Table Top Beautiful Travel Malang Fair

TABLE-TOP

Pada acara table top Beautiful Travel Malang Fair yang digelar 1-3 April 2016, sejumlah buyer dan seller yang dari pasar nasional dan internasional akan dipertemukan dalam satu meja.

 

Para penjual (seller) yang berjumlah 50 perusahaan asal Kota Malang dan Malang Raya terdiri dari unsur biro perjalanan wisata, hotel, obyek dan daya tarik wisata serta industri oleh-oleh.

Sedangkan pembeli (buyer) yang semula direncanakan hanya berjumlah 50 perusahaan ternyata menjadi 75 buyer.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni SH MSi, selain menarik minat wisatawan lokal, harapannya BMTAF bisa mendapatkan buyer yang sekaligus bisa menjual potensi Malang ke wisatawan mancanegara. Ia juga optimis akan ada peningkatan okupansi hotel.

Posted on

Moreno: Malang City Expo Keren

moreno-d-acara-icccYJtoF

Pembukaan Malang City Expo yang merupakan bagian dari gelaran ICCC 2016 sore ini, (1/4/2016) berlangsung meriah. Diawali dengan pertunjukan seni Tari Topeng Malangan yang dibawakan 1375 siswa-siswi tingkat SMP, SMA, dan mahasiswa, memukau berbagai pihak. Tidak terkecuali Anggota Komisi X DPR RI, Moreno Soeprapto.

Pembalap terbaik nasional tahun 2004 ini pun, mengaku sangat antusias dengan gelaran ini sekaligus bangga melihat semangat anak-anak muda yang ikut melestarikan seni budaya bangsa.

“Apalagi penarinya ini semua dari kalangan pelajar yang notabene merupakan generasi penerus bangsa. Saya berharap mereka lebih kreatif dan banyak berkarya,” tandasnya kepada MalangTIMES usai turut memukul gendang secara simbolis tanda dibukanya Malang City Expo 2016.

Moreno menjelaskan bahwa gelaran pameran ini sejalan dengan upaya meningkatkan citra Indonesia di mata Internasional.

Lanjutnya, Kota Malang sebagai tuan rumah gelaran ICCC 2016 menunjukan sebagai kota yang kreatif dan kaya akan budaya dan toleransi.

“Ini akan memperlihatkan bahwa negara kita kaya akan sumber daya dan mampu menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi,” ucapnya.

Seperti diketahui, mengusung tema “Membangun Kota dengan Ekonomi Kreatif”, pameran berbagai produk industri, perdagangan, bisnis, investasi, pariwisata, ekonomi kreatif, potensi daerah, produk UMKM, seni budaya dan kuliner ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke 102 Kota Malang tahun ini.

“Selamat Ulang Tahun Kota Malang Ke- 102 Tahun, semoga Kota Malang selalu menjadi kota yang kreatif dan dapat meningkatkan kesejahteraan, khususnya bagi masyarakat Kota Malang,” tutupnya. (*)

Sumber : Malang Times